Kisah tentang lounge bandara

Ceritanya minggu lalu saya ngetem 4 hari di Jakarta untuk jualan dari jadwal yang harusnya cuma 2 hari. Rindu bingits dah dengan bunda dan duo princess di Surabaya. Akhirnya pagi itu begitu selesai sholat subuh, langsung kemas-kemas, checkout dari Hotel dan mabur ke Cengkareng. Dengar-dengar kabar bahwa mungkin ada demo buruh di beberapa tempat membuat saya sengaja milih spare waktu lebih banyak buat nunggu daripada nanti kejebak macet Jakarta yang memang susah diprediksi. Ya seperti pepatah bilang “Lebih baik menunggu daripada berenang-renang ke tepian”

Begitu sampai bandara, melihat masih ada 3.5 jam lagi sebelum berangkat, ditambah kemungkinan pesawat delay. Daripada mati gaya saya memutuskan untuk mencari tempat untuk sekedar leyeh-leyeh sambil sekedar baca berita di Internet.

Continue reading Kisah tentang lounge bandara