Haruskah saya gembira ketika mendapat endorsement di LinkedIn

NewImage

Hari ini ketika saya login ke LinkedIn, saya mendapati seorang koneksi LinkedIn mengendorse keahlian yang saya miliki. Saya harusnya gembira dengan endorsement ini, dan keahlian tersebut memang adalah sesuatu yang saya kerjakan dalam beberapa tahun terakhir, tapi saya tidak gembira ? kenapa ? Karena rekomendasi tersebut diberikan oleh seseorang koneksi di LinkedIn yang sebenarnya tidak pernah berinteraksi dengan saya tentang keahlian tersebut.

Sebagai sebuah media sosial, LinkedIn cukup berperan besar dalam mendukung karir saya, melalui LinkedIn saya banyak mengenal banyak orang di industri dimana saya bekerja saat ini. Dan melalui LinkedIn juga saya mendapat banyak tawaran pekerjaan yang mungkin dulunya saya tidak pernah bayangkan bisa termasuk dalam shortlist kandidat yang akan mereka hubungi. Mungkin karena kekuatan LinkedIn inilah, banyak orang kemudian menghias online resume mereka di LinkedIn dan berlomba-lomba memberikan endorsement kepada orang lain, dengan harapan endorsement tersebut akan menjadi umpan balik untuk memberikan endorsement balik kepada mereka.

Akan tetapi konsep endorsement ini menjadi memiliki arti yang kurang, ketika banyak orang memberikan endorsement kepada orang lain yang mungkin tidak mereka kenal secara langsung. Sayangnya, LinkedIn tidak memberikan fasilitas untuk memilih endorsement mana yang bisa kita akui. Sehingga memastikan bahwa endorsement tersebut adalah sesuatu yang memang genuine, paling tidak secara etika professional dan kejujuran.

SQLite–Database handal tanpa server

SNAGHTMLf16961

Kalau ngomong masalah database, maka MySQL, Oracle dan Microsoft SQL Server mungkin akan terlintas segera di pikiran kita, … ups saya lupa sebut MS Access juga. Meskipun mungkin bukan database untuk aplikasi besar, tapi MS Access masih lumayan laku lho untuk beberapa aplikasi.

Nah seiring dengan pertumbuhan teknologi. Baik dari sisi hardware dan software, juga boomingnya mobility dan cloud. Maka muncul pula konsep-konsep baru di dunia perdatabasean. Ada istilah NoSQL dimana database tidak memiliki struktur baku seperti MongoDb, CouchDB dan masih banyak lagi. Juga konsep embedded database yang diusung SQLite. Nah pada kesempatan ini saya akan coba bahas tentang SQLite.

Continue reading SQLite–Database handal tanpa server