Category Archives: Inspiratif

Percaya kepada Qada, Qadr dan Bahasa Pemrograman

Ketika SD, saya dan seluruh murid muslim di Indonesia pasti pernah diajarkan tentang rukun iman. Di mana salah satunya adalah percaya terhadap qada dan qadr (nulise semoga bener, ojo diseneni lek salah yo pak ustadz), mungkin bahasa non syariah-nya percaya kepada takdir dan nasib, meskipun saya sendiri bingung nerjemahinnya hehehe. Qada secara sederhana adalah segala ketentuan Allah yang dituliskan dari awal penciptaan (Genesys) sampai akhir (Kiamat/Apocalypse) sedangkan Qodr adalah ketentuan Allah yang telah terjadi terhadap mahluknya. Peranan Allah di qada dan qadar ini tentunya sangat dominan, karena semua adalah kehendak-Nya.

Perihal rukun ke 6 ini, selalu membuat saya galau sebenarnya. Misal … kalau Allah maha berkehendak dan sudah menetapkan semuanya di Lauh Mahfuzh, berarti Allah dong yang bertanggung jawab terhadap semua anarkisme yang terjadi. Karena beliau Maha Berkehendak dan Maha Mengatur, sehingga ketika seseorang menjadi baik atau jahat adalah kehendak-Nya. Padahal baik dan jahat itu menentukan the ultimate price yang dijanjikan oleh Allah sendiri yaitu Sorga dan Neraka.

Pun yang sama dengan hidayah, dimana semua yang tidak mendapat hidayah tidak akan mendapatkan tempat disisinya. Lha bagaimana mau mendapatkan tempat disisinya, kalau ternyata ditentukan dari awal-awal kalau seseorang tersebut ndak akan dapat hidayah. Lauh Mahfuzh itukan dibuat jauh hari sebelum Adan dan Hawa diciptakan. Disini seolah freewill dari para manusia itu di-nil-kan oleh Allah, dan para pendukung HAM pasti ndak akan suka ini hehehehe

Kegalauan itulah yang berkecamuk di pikiran saya, belasan tahun yang lalu (tua amat ya saya hehehe) sampai akhirnya …. (Negara api menyerang ? terlaulu sering saya pakai ya … ya wis Raisa mau jadi istri ke-2 saya #eh) … sampai akhirya Allah menunjukkan jawaban kegalauan saya, melalui hobby saya sendiri … computer programming.

Continue reading Percaya kepada Qada, Qadr dan Bahasa Pemrograman

Hai Hujan, apa kabarmu hari ini ?

Hai Hujan, terima kasih karena sudah mengunjungiku hari ini. Sudah sebulan ini, hampir tiap hari kamu menjumpaiku setelah lamaaa sekali kita tidak bersua. Hari ini kau nampak galau hujan. Mendung yang mengiringimu gelap sekali dan suara gunturmy keras terdengar. Semoga kau ndak sedang baper ya Hujan ?

Aku tau kenapa kamu galau Hujan. Kamu selalu dijadikan kambing hitam banyak orang. Padahal kamu ndak berjenggot seperti kambing, apalagi hitam. Kalau kamu berjenggot, hai Hujan, kamu mungkin ndak dituduh sebagai kambing hitam … tapi akan dibilang anggotanya ISIS atau kelompok muslim radikal. Ah Hujan.

Continue reading Hai Hujan, apa kabarmu hari ini ?

Haji dan Ikhlash

Detik-detik untuk keberangkatan kami menunaikan ibadah haji semakin dekat. Nano-nano, campur aduk rasanya di hati. Ya senang, ya sedih, ya gugup macem-macem. Salah satu hal yang cukup sukar bagi kami untuk menata hati adalah jauh dari anak-anak. Ya meskipun, ada si mbak di rumah, dan juga kedua orang tua saya yang sengaja tinggal di rumah kami selama haji. Tapi tetap saja, rasanya gimana gitu dengan jauhnya dengan anak-anak ini. Karena memang belum pernah kami berpisah lama dari mereka. 

Image1

Kak Arda anak pertama kami, memiliki karakter yang super serius ketika melakukan sesuatu yang berhubungan dengan hal akademik-nya. Saking seriusnya sering kali lupa pada makan dan waktu tidur. Karena teralu seriusnya si kakak, asty kadang bilang kakanya ini lebay. 

Asty, punya sifat yang berbeda dari kakaknya, mungkin ngikut gen dari ayahnya, Asty lebih bersifat santai, bahkan terlalu santai. Dia lebih senang beraktivitas dengan menggunakan logikanya, dan kadang kerap menunjukkan kesan malas. 

Dan ndak jarang dua karakter yang saling bertolak belakang ini akan saling beradu … hampir setiap hari, di pagi hari, setelah sholat subuh dan sebelum kendaraan antar jemput sekolah mereka datang … akan terdengar sedikit keramaian di rumah kami yang bersumber dari polah tingkah dua princess ini.

Dan itulah yang membuat kami kadang gundah dan galau dalam menata hati kami ketika akan berpisah jauh dengan mereka berdua. 

Continue reading Haji dan Ikhlash

Tukang Rangin Naik Haji

NewImage

Tenang saja, tulisan ini ndak akan sepanjang 2000 episode seperti cerita profesi pedagang lainnya yang juga naik haji, atau seperti film Fast and Furious 7 yang berakhir dengan menikahnya Adam Jordan dan Lulu Tobing … eh salah ding, itu Tersanjung ya 

Ini adalah cerita … kisah nyata ding, tentang Pak Rangin (bukan nama aseli), saya panggil demikian karena beliau jual rangin. Beliau adalah panjual jajanan favorit saya sejak kecil sampai saya lulus SMP. Dan nasib pun memisahkan kami (musik melow mengalun di belakang) karena saya harus bersekolah di Malang untuk meraih masa depan gemilang (diiringi suara musik We are the champion-nya Queen, sambil mengepalkan tangan ke depan dan bendera merah putih di belakang)

Continue reading Tukang Rangin Naik Haji